Ayu Wahyuningroem adalah seorang profesor madya di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta dan Direktur Pusat Studi Kewarganegaraan dan Hak Asasi Manusia (CCHRS) di Universitas tersebut. Ia telah mengajar ilmu politik sejak 2001 dan telah mengambil bagian dalam gerakan sosial di Indonesia sejak ia terlibat dalam aktivisme mahasiswa pada akhir 1990-an. Ia bekerja erat dengan masyarakat sipil, termasuk komunitas korban hak asasi manusia, dan menjadi konsultan dengan pemerintah nasional dan internasional serta organisasi nonpemerintah termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Pusat Internasional untuk Keadilan Transisi (ICTJ).
Ia menyelesaikan gelar Ph.D. di Universitas Nasional Australia sebagai penerima Penghargaan Kepemimpinan Australia, gelar Master of Art dalam Teori Politik dari Universitas Eropa Tengah, Hungaria, dan gelar Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Indonesia. Ia mengambil postdoc di St Antony’s College, Universitas Oxford, dan menjadi profesor madya yang ditunjuk secara khusus di Sekolah Kebijakan Publik Internasional Osaka (OSIPP), Universitas Osaka.
Penelitian dan keahliannya meliputi keadilan transisi, politik memori, hak asasi manusia, demokrasi, teori politik, gender, dan studi perdamaian. Ia menerbitkan buku berjudul “Keadilan Transisi dari Negara ke Masyarakat: Demokratisasi di Indonesia” (2020), dan baru-baru ini menjadi salah satu penyunting buku tentang “Menolak Budaya Impunitas Indonesia: Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh” (2023).
Ayu memulai beasiswanya di Carr Center sebagai Fulbright Visiting Scholar dan melanjutkan keterlibatannya dalam proyek tentang keadilan transisi dan akuntabilitas negara yang dipimpin oleh Profesor Kathryn Sikkink.
Experience & Activities
- S1 – Ilmu Politik, Universitas Indonesia
- S2 – Ilmu Politik, Central European University
- S3 – Ilmu Politik, Australian National University