Data Riskesdas terbaru menunjukkan bahwa prevalensi obesitas pada remaja Indonesia meningkat secara signifikan dan menjadi ancaman serius bagi pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Kondisi ini membutuhkan intervensi inovatif
berbasis teknologi yang relevan dengan kebiasaan remaja. Penelitian ini mengusulkan desain SuperApp mobile untuk monitoring dan edukasi pola makan sehat serta aktivitas fisik sebagai intervensi keperawatan pada remaja obesitas. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan aplikasi mobile dengan UI/UX ramah remaja yang mampu memonitor perilaku makan dan aktivitas fisik, menyusun konten edukasi gizi sesuai kaidah keperawatan dan divalidasi oleh ahli, meningkatkan motivasi remaja dalam mengadopsi gaya hidup sehat melalui sistem gamifikasi, menyediakan platform monitoring dan intervensi berbasis data untuk mendukung keputusan klinis tenaga kesehatan sekolah, meningkatkan pemahaman remaja terhadap risiko obesitas melalui edukasi interaktif, dan mendukung program pemerintah dalam membentuk generasi sehat dan produktif.
Saat ini, prevalensi obesitas pada remaja merupakan salah satu tantangan utama dalam bidang kesehatan di Indonesia. Obesitas remaja, yang ditandai dengan kelebihan berat badan akibat akumulasi lemak tubuh berlebih, telah menjadi
masalah serius yang memengaruhi kualitas hidup dan produktivitas jangka panjang. Data nasional dan global menunjukkan peningkatan prevalensi obesitas setiap tahunnya, baik di negara maju maupun berkembang (6), terutama pada kelompok usia sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi obesitas pada remaja usia 13–15 tahun mencapai 9,6%, dengan proporsi 5,3% pada laki-laki dan 4,3% pada perempuan.